KNKI VI ASKOPIS dan AICIMIDS 2026 Perkuat Kolaborasi Akademisi
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Majalahindonesiamaju.com – Konferensi Nasional Komunikasi Islam (KNKI) VI Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (ASKOPIS) yang digelar bersamaan dengan Annual International Conference on Islam, Media, and Digital Societies (AICIMIDS) 2026 menjadi ruang pertemuan ilmuwan, praktisi media, dan pembuat kebijakan untuk membahas masa depan institusi media di tengah perkembangan masyarakat digital.
Kegiatan yang berlangsung pada 12–14 Agustus 2026 di Hotel Millennium Sirih, Jakarta Pusat ini mengangkat tema “Media, Dunia Muslim Kontemporer, dan Masyarakat Jaringan Digital: Otoritas, Identitas, dan Transformasi Sosial.”
Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si. , yang salah menjadi seorang pembicara kunci menegaskan bahwa konferensi merupakan ikhtiar untuk mempertemukan berbagai unsur yang memiliki perhatian terhadap perkembangan media dan demokrasi.
“Merupakan suatu ikhtiar mencari titik temu antara para akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk membahas hal penting dalam konteks demokrasi dan institusi media,” ujar Gun Gun, kepada parahyangan-post.com, di hari kedua kegiatan.
Gun Gun menilai konferensi tersebut menjadi momentum untuk mempertemukan gagasan-gagasan intelektual dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Gagasan tersebut kemudian dibahas melalui sejumlah sesi ilmiah dalam rangka memperkaya perspektif mengenai komunikasi, media, masyarakat Muslim kontemporer, dan transformasi digital.
“Konferensi ini mempertemukan banyak gagasan intelektual dari berbagai kampus PTKIN, PTKIS yang kemudian difasilitasi melalui diskusi plenary session , kemudian juga ada final session ,” katanya.
Ia menambahkan, hasil pemikiran dan penelitian yang dipresentasikan dalam konferensi tidak berhenti pada forum diskusi. Karya-karya tersebut akan diarahkan untuk diterbitkan dalam bentuk prosiding , sementara sebagian tulisannya dikembangkan dan dipublikasikan pada jurnal ilmiah bereputasi.
“Karya-karya yang sudah dipresentasikan akan diarahkan untuk bisa masuk ke jurnal terindeks atau jurnal bereputasi internasional seperti Scopus dan juga jurnal-jurnal yang terakreditasi, misalnya Sinta 1, 2 maupun 3,” ujar Gun Gun.
KNKI VI ASKOPIS dan AICIMIDS 2026 diselenggarakan oleh FDIKOM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bekerja sama dengan ASKOPIS. Selain konferensi internasional dan panel ilmiah, kegiatan tersebut juga diisi dengan kelembagaan dan standardisasi mutu perguruan tinggi, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antarprogram studi, serta temu pengelola Program Studi Komunikasi dan Penyuaran Islam se-Indonesia.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut. Di antaranya Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Kebijakan Publik, Media/Humas, dan Pengembangan SDM Dr. Drs. H. Ismail Cawidu, M.Si., Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, MA, Ph.D.,
Forum internasional tersebut juga menghadirkan Prof. Dr. Andi M. Faisal Bakti, Guru Besar Ilmu Komunikasi Indonesia, Dr. Burak Güne?, Communications Counsellor Kedutaan Besar Turki di Indonesia, Denis Bolotsky, Senior Media Executive Russia Today (RT), dan Prof. Dr. Ahmad Sunawari Long, Guru Besar Filsafat dan Pemikiran Islam dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).
Kegitannya mencakup 130 dosen bidang ilmu komunikasi dan penyiaran dari berbagai kampus di Indonesia.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar